5 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon – Kota Cirebon tidak hanya di kenal dengan kekayaan budaya dan seni tradisionalnya, tetapi juga memiliki sejumlah tempat bersejarah yang memikat. Setiap destinasi wisata tidak hanya menyimpan sejarah monarki yang kaya, tetapi juga mencerminkan perpaduan budaya yang unik dari berbagai etnis dan juga agama.
Destinasi Wisata Sejarah Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon di dirikan sekitar tahun 1529 oleh Pangeran Cakrabuana pada masa penyebaran agama Islam, adalah salah satu destinasi wajib bagi penggemar sejarah. Terletak di Jl. Kasepuhan No.43, Kesepuhan, Keraton ini memancarkan keindahan arsitektur dan slot bet 400 juga budaya Jawa yang kental di setiap sudutnya. Pengunjung dapat menikmati pesona sejarahnya dari Stasiun Kejaksan atau Terminal Bus Harjamukti.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Wisata Menakjubkan di Meksiko
Keraton Kanoman
Di bangun pada tahun 1678 oleh Sultan Anom I, Keraton Kanoman adalah peninggalan bersejarah lain dari Kerajaan Cirebon. Selain struktur keraton yang masih utuh, area sekitarnya juga menawarkan alun-alun dan pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas masyarakat lokal. Destinasi ini menjanjikan pengalaman wisata yang menggabungkan sejarah dan kehidupan sehari-hari di Cirebon.
Keraton-Kasultanan-Kacirebonan
Keraton Kasultanan Kacirebonan, di bangun pada tahun 1808 oleh Pangeran Anom, merupakan destinasi bersejarah yang kaya akan cerita monarki di Kota Cirebon. Keraton ini di dirikan sebagai hasil dari penggantian Sultan Anom IV. Yang di haruskan membagi kekuasaan antara dua putranya oleh Gubernur Jenderal Daendels pada tahun 1807. Meski sejak zaman kolonial Belanda kekuasaannya terbatas, Keraton ini tetap memancarkan kejayaan masa lalu yang dapat dinikmati pengunjung hingga saat ini.
Masjid Merah Panjunan
Masjid Merah di Panjunan merupakan bangunan unik dengan dinding merah tanpa kubah, mencerminkan https://www.cajunboilbuffet.com/ perpaduan budaya Arab, Tionghoa, dan juga Nusantara. Di dirikan pada tahun 1480 oleh Pangeran Panjunan. Masjid ini telah menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa sejarah. Termasuk pertemuan tertutup para wali pada masa kolonial Belanda. Keindahannya masih menarik banyak pengunjung untuk beribadah dan mengagumi arsitektur serta koleksi pernak-pernik bersejarah yang melekat di dindingnya.
Kota Tua Jamblang
Kota Tua Jamblang menawarkan pesona sejarah yang tak terlupakan dengan rumah ibadah kuno seperti Masjid Kebagusan dan juga Klenteng Jamblang. Masjid Kebagusan, di anggap sebagai masjid wali, dan Klenteng Jamblang slot kamboja, yang konon di bangun dengan kayu jati dari daerah sekitar, menambah daya tarik kawasan ini sebagai tempat untuk memahami toleransi agama dan kekayaan budaya Cirebon.